Game


Kemajuan teknologi memang tak bisa dihindari. Di era digital seperti sekarang ini, kita bisa lebih mudah mengakses hal-hal yang kita sukai, termasuk game. Pada beberapa tahun terakhir perkembangan game memang sangat pesat.Ada ratusan bahkan mungkin ribuan game baru yang muncul setiap tahun, baik itu dalam bentuk game PC atau game mobile. Genrenya pun lebih beragam dan bukan hanya dimonopoli kaum laki-laki saja. Sudah banyak pula game-game khusus perempuan dengan tema menarik seperti make up atau memasak.Salah satu game terbaik di era ini yang disukai hampir semua orang adalah Mobile Legend. Game yang satu ini juga sudah dimainkan oleh banyak orang dari berbagai negara, tidak terkecuali dengan Indonesia.Mobile Legend atau ML juga menjadi salah satu game yang sampai saat ini masih banyak dan sering dimainkan. Para gamers yang memainkan game ini berasal dari kalangan anak, remaja, bahkan sampai dewasa tanpa pandang jenis kelamin.
Sudah menjadi rahasia umum kalau game ini termasuk awet dan banyak digemari. Lalu, ada juga turnamen game Mobile Legend yang diadakan secara berkala sebagai ajang unjuk kebolehan para gamers yang sudah memiliki kemampuan mumpuni dalam bidang ini.Dengan kehadiran turnamen ini, para gamers yang sudah ahli memainkan Mobile Legend akan dipertemukan untuk diadu kemampuannya, hingga dipilih seorang pemenang setelah berhasil menjatuhkan para lawannya. Turnamen ini juga bisa diikuti oleh para gamers dari berbagai negara, sehingga juga termasuk salah satu e-sport.
Dalam Mobile Legend, Anda bisa menemukan kehadiran diamond ML untuk menambah keseruan dalam permainan. Kehadiran diamond ini juga akan memberikan banyak keuntungan bagi siapa saja yang memiliki dan menggunakannya.Hal yang satu ini memang sudah dihadirkan sejak lama sebagai salah satu fasilitas dan cara instan untuk para pemain yang ingin mendapatkan kelebihan tersendiri tanpa harus menunggu lebih lama. Penggunaan diamond ini bahkan juga sudah dilakukan oleh banyak gamers untuk menunjang kemampuan spesial mereka dalam bermain Mobile Legend.
Tak sedikit orang yang sudah memanfaatkan keberadaan fitur diamond ini sesuai kebutuhan dan keinginan mereka secara instan. Cara untuk menerapkannya pun mudah, sehingga tidak heran jika siapa sampai sekarang banyak gamers yang sudah memanfaatkan diamond pada permainan Mobile Legend mereka. Selain harga, jumlah diamond yang bisa didapatkan pun sangat bervariasi.
Kemudahan untuk mendapatkan diamond ini juga sudah tersedia dan dapat dipilih sesuai keinginan siapa saja. Pada umumnya, pembelian dalam bentuk online kerap dilakukan agar lebih praktis, cepat, dan efisien. Ditambah lagi, belum lagi dengan banyak kemudahan lain yang disediakan, termasuk juga dengan konversi sampai dengan penggunaan diamond itu sendiri.
Hal ini telah menjadi daya tarik tersendiri yang akan sangat membantu para gamers mendapatkan keuntungan tersendiri ketika dapat memanfaatkannya secara maksimal. Dengan demikian, berbagai macam kebutuhan setiap gamers yang menggunakan diamond ini dapat dipenuhi tanpa harus melalui sejumlah prosedur menyulitkan.

The post Makin Digemari, Pembelian Online Lebih Praktis, Cepat dan Efisien appeared first on Wii SPIN.

Liga Esports antarsekolah menengah atas (dan sederajat) se-Indonesia, atau lebih dikenal dengan JD.ID High School League (JD.ID HSL), memasuki musim kompetisi ke-2 pada tahun ini.
Pada musim ini, tim HSL berkomitmen membangun prestasi dunia esports Indonesia masa depan dengan melibatkan dunia pendidikan (guru, siswa, dan orang tua murid).Tak hanya itu, mereka juga ingin mengukuhkan diri sebagai liga yang semakin diterima dan diminati oleh dunia pendidikan formal.”Minat dunia pendidikan untuk berkompetisi di JD.ID HSL menunjukkan tren yang terus meningkat. Jika musim lalu hanya diikuti 223 tim esports SMA/SMK, jumlah tim esports yang berpartisipasi di musim kedua meningkat menjadi 298,” tutur Christian Suryadi, Business Development Director, JD.ID HSL.Mendapatkan tanggapan positif dari dunia pendidikan Tanah Air, kini tim HSL dihadapkan pada tantangan untuk memasukkan Esports ke dalam kurikulum sekolah.”Kita memang saat ini sedang menyasar supaya esports (menjadi) eligible (layak) masuk ke dalam kurikulum sekolah, tapi (ada) kesulitan menghubungi pihak Kemendikbud atau tim yang terkait,” ujar Christian.
Selain pihak pemerintah, Christian juga sempat bingung perihal asosiasi mana yang bisa dikontak untuk membantu mengembangkan HSL ini.”Kita sangat terbuka bilamana ada pihak dari asosiasi Esports (IESPA, FEI, dan AVGI) Indonesia yang tertarik mengembangkan HSL ini. Namun harus diingat, kita berdiri netral dan memposisikan di dunia pendidikan, bukan mengambil untung,” kata Christian,Sebagai nformasi, di musim kedua turnamen JD.ID HSL 2019 sudah ada 16 tim esports yang telah lolos dari kualifikasi sebelumnya (tim penghuni SERI A).
Setelah itu, 124 tim yang mengikuti kualifikasi kompetisi DOTA 2 musim ini dan 158 tim mengikuti kompetisi eksibisi PUBG Mobile.”Mereka berasal dari 71 kota di seluruh Indonesia dan tim paling jauh adalah tim esports SMA Mandala Triloka Papua,” kata Christian.Berkaca pada kompetisi musim sebelumnya, konsistensi mempertahankan prestasi yang berhasil diraih di sesi sebelumnya masih menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh kebanyakan tim esports SMA/SMK.“Kami berharap, prestasi konsisten yang mampu diraih oleh SMA Marsudirini Bekasi dapat menjadi inspirasi dan studi kasus menarik bagi tim-tim lain,” tutur Christian menambahkan.Pada JD.ID HSL 2019 musim kompetisi kedua ini, SMA Marsudirini Bekasi menjadi unggulan utama untuk kategori DOTA 2 dan harus bersiap menerima tantangan dari tim-tim esports tangguh penghuni SERI A lainnya, serta 4 tim baru yang berhasil lolos dari kualifikasi DOTA 2 yang diikuti oleh 124 Tim.Salah satu peraturan unik JD.ID HSL yang terus dipertahankan adalah tata cara pendaftaran dan pertandingan.”Tim peserta yang ingin turut serta harus mendapatkan persetujuan resmi terlebih dulu dari pihak sekolah. Ketika bertanding, dari babak kualifikasi hingga final, mereka wajib didampingi guru pembina,” imbuh Christian.

The post Tantangan Tim JD.ID HSL untuk Masukkan Esports ke Kurikulum Sekolah appeared first on Wii SPIN.

Space Ape meluncurkan game arena team-based terbaru untuk pasar Asia Tenggara, Rumble League. Seperti apa gamenya?Game ini diklaim berbeda dari game kompetitif pada umumnya karena Rumble League menyajikan konsep Thrilling Multiplayer Arena Game dengan beragam karakter lucu dan mode. Dengan size download sebesar 284MB, Rumble League tersedia di App Store dan Google Play Store.
Dengan ukuran download yang ringan, para gamer akan dibawa ke dalam pertempuran yang sangat seru meskipun dimainkan di perangkat mobile dengan spesifikasi rendah.“Rumble League merupakan battle royal game terbaru berbasis tim dan dikemas untuk dimainkan 5v5 dengan waktu pertandingan yang sangat cepat yaitu 3 menit match. Menyajikan pertempuran epik dan menegangkan yang dapat dimainkan bersama game player terbaik dari seluruh dunia. Kami optimis, game ini dapat merebut perhatian para pecinta battle royal game,” ujar George Yao, Product Manager Space Ape dalam keterangan yang diterima Kabarberita.Meskipun terbilang game baru, Space Ape juga telah sukses menyelenggarakan kompetisi pertama bertajuk S.E.A. SLAM yang dilangsungkan bersamaan dengan peluncuran Rumble League pada Minggu (22/7/2019) lalu dengan total hadiah sebesar USD15.000.Turnamen S.E.A SLAM diikuti oleh 40 Top Leaderboard yang bertanding untuk merebut gelar terbaik di game Rumble League, dan bekerjasama dengan delapan influncer ternama di Asia Tenggara seperti; Bro Pasta (Indonesia), Leoanoga (Indonesia), MasterRamen (Malaysia), Daddy Hood (Malaysia), SoloZ (Malaysia), RikuPH (Filipina), Ashley Gosiengfiao (Filipina), serta SynC (Singapura).e-Sport telah menjadi tren sejak game kompetitif dapat dimainkan melalui perangkat selular, baik itu iOS ataupun android. Kemudahan akses dalam memainkan game di perangkat mobile menjadi pendorong pesatnya pertumbuhan e-Sport di tanah air, selain kepiawaian para penyelenggara event yang mampu membuatnya menjadi suguhan yang menarik untuk dipertonotonkan baik di kota maupun di daerah.Berdasarkan riset Kepios, dengan asumsi pengguna internet yang berjumlah 171 juta orang di Indonesia, 40 persen netizen Indonesia menonton konten terkait game dan 26 persennya menonton turnamen e-Sport. Hal ini merupakan kesempatan besar bagi perusahaan yang ingin mengenalkan mereknya pada para penonton game dan e-Sport.

The post Space Ape Boyong Game Anyar ke Indonesia, Namanya Rumble League appeared first on Wii SPIN.

Game Mobile Legends menghadirkan sejumlah hero-hero yang bisa dipilih oleh gamer. Setiap hero memiliki keunikan yang berbeda dengan hero lainnya, dan juga tingkat kesulitan yang berbeda pula saat mengendalikannya.Bagi gamer Mobile Legends pemula, disarankan untuk menggunakan hero-hero yang mudah. Akan tetapi, bagi Anda gamer yang sudah berpengalaman, setidaknya bisa menjajal hero-hero tersulit di Game Mobile Legends.
Berikut ini daftar hero Mobile Legends tersulit dan butuh pengalaman untuk bisa menguasainya.
1.Gusion
Gusion salah satu hero tersulit di game mobile legends.Skill yang ada pada Gusion bisa sangat berguna untuk menyerang musuh seperti marksman. Salah satu skillnya memungkinkan ia mendekati musuh dengan sangat cepat.Bagi gamer pemula atau bahkan yang baru meng-install game Mobile Legends, sebaiknya berlatih terlebih dahulu untuk dapat menguasai hero yang satu ini.
2.Pharsa
Salah satu tersulit, Pharsa memiliki jarak serangan yang cukup jauh. Ia dapat menyerang musuh dari kejauhan dengan damage yang cukup menyakitkan. Kendati demikian, tidak mudah mengendalikan arah serangan karena dibutuhkan ketepatan agar musuh terkena damage.Pharsa bisa berubah menjadi seekor burung dengan skill Wings by Wings. Ini memudahkannya untuk dapat kabur dari serbuan musuh.
3.Franco
Franco, hero tank ini bisa diandalkan untuk menarik musuh agar mendekat. Setelah itu, tim bisa mengeroyok musuh yang terkena skill Franco tadi. Meskipun demikan, skill menarik hero musuh ini tidak semudah yang dibayangkan.Butuh ketepatan agar skill efektif mengenai target.
4.Hayabusa
Hayabusa terkenal dengan jurus kaburnya, membuatnya tidak mudah dilumpuhkan. Skill yang dimilikinya bahkan efektif menghabisi health bar hero lawan tanpa terlihat. Untuk pemula, mungkin agak sulit mengendalikan Hayabusa, yang tampaknya lebih dominan menyerang dengan skill miliknya dibanding serangan attack biasa.
5.Fanny
Fanny menjadi salah satu hero yang memiliki pergerakan yang sangat cepat. Ia bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Skill melompatnya ini bisa menyerang hero lawan dengan damage yang lumayan.Meskipun serangannya menyakitkan, mengendalikan hero ini butuh latihan dan mengetahui titik-titik yang tepat agar ia bisa melesat dengan lancar ke tempat yang diinginkan.

The post Bukan untuk Pemula, Ini 5 Hero Game Mobile Legends Tersulit appeared first on Wii SPIN.

Greedfall gim bergenre RPG (Role Playing Game) pseudo-historis Eropa di abad 17 bakal meluncur di pasaran pada 10 September 2019.
Dikembangkan oleh Spiders Games, gim ini akan membawa pemain ke dalam cerita penuh intrik, monster, dan magis dengan lokasi di pulau terasing bernama Teer Fradee.
Layaknya gim bergenre RPG biasanya, gamer dapat dengan bebas memutuskan untuk melakukan apa saja di pulau tersebut.
Meski begitu, pengembang ternyata menyertakan sebuah fitur yang bakal men-track interaksi karakter protagonis di dalam gim dengan NPC (non-player character) atau player lainnya.”Bernama Reputation, fitur ini akan menentukan bagaimana karakter kamu berkembang di dalam gim,” ucap Jehanne Rousseau, selaku CEO Spiders, sebagaimana dilansir Kabarberita, Selasa pagi.
Ia menambahkan, “Skenario player dengan NPC atau quest di dalam gim tidak akan sepele, semuanya akan penting dan sangat berperang besar dalam cerita.”
Pengembang juga menjanjikan sistem skill tree yang cukup kompleks dan menantang, baik untuk pemain pemula atau gamer veteran sekalipun.Terhubung dengan Combat System, kamu dapat mengatur strategi untuk menyerang musuh dikarenakan terdapat fitur ‘Pause-Combat’. Tipe Combat System ini kurang lebih seperti yang digunakan oleh Dragon Age: Origins.
Dari trailer itu, tampak juga bagaimana Greedfall sedikit mirip dengan seri The Witcher saat bertarung dengan musuh atau pun monster mengerikan di dalam gim. Tak hanya mengandalkan senjata, gamer juga harus mengandalkan sejumlah skill magis saat bertarung.Lebih lanjut, gamer juga diberikan kebebasan untuk menentukan seperti apa karakter yang ingin dibuat, baik dari segi fisik hingga class yang ada.Salah satu hal yang cukup menjanjikan di Greedfall ini adalah side quest yang dijalani pemain tidak akan serta merta setelah selesai akan ditinggalkan.
Melainkan setiap side quest yang dijalani akan memiliki dampak kepada cerita di dalam gim nantinya.
Cerita yang disajikan Greedfall cukup kuat sehingga akan ada interaksi mendalam antara karakter utama dan NPC disekitar.
Dalam menjalani side quest pun gamer dapat menggunakan cara apapun untuk menyelesaikannya, baik dengan menggunakan kekerasan, stealth maupun jalur diplomasi.

The post Unjuk Trailer Baru, Greedfall Rampai Gameplay The Witcher dan Dragon Age appeared first on Wii SPIN.

Perkembangan industri game dan eSport tampaknya semakin meningkat sejak beberapa tahun belakangan. Hal tersebut terlihat dari banyaknya kompetisi eSport, game yang semakin beragam hingga hadirnya perangkat gaming yang semakin canggih. Pemerintah juga tampaknya melihat potensi market gaming di Indonesia yang tinggi dan tengah menyiapkan regulasi terkait industri ini.
Menurut Tenaga Ahli Madya Kedeputian II Kantor Staf Presiden, Abraham Wirotomo saat ini Pemerintah tengah mengusung kebijakan untuk game dan eSport.”Sekarang sudah dalam tahap pembahasan dengan lintas kementerian. Jadi, harapannya setelah digodok di lintas kementerian draft ini akan diberikan ke Presiden,” kata Abraham usai ditemui di Kawasan Jakarta Pusat.Adapun beberapa kementerian dan pihak yang terkait di antaranya yakni Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), dan Kantor Staf Presiden.
Lebih lanjut Abraham juga mengungkapkan jika ada tiga fokus dalam kebijakan tersebut. Adapun, fokus pertama yakni perlindungan anak, ideologi, dan budaya.
“Jadi pertama proteksi dulu, kita harus melindungi anak-anak kita,” jelas dia.Kemudian, fokus kedua yakni promosi industri gaming yang nantinya akan ada dukungan dari segi infrastruktur dan riset. Fokus terakhir, menurut Abraham adalah promosi industri eSport, nantinya turnamen akan lebih besar dan bisa diakui.
“Promosi ini lebih kepada dukungan infrastruktur untuk pengembangan software itu kan mahal, jadi kita bisa beri dorongan,” kata dia.Abraham juga mengungkapkan tujuan adanya payung hukum untuk industri game dan eSport ini untuk meningkatkan nilai ekonomi industri game. Tak hanya itu dengan kebijakan tersebut juga diharapkan lapangan pekerjaan semakin banyak dan profesi gamers semakin diakui. Dia juga mengatakan jika gamer di Indonesia sudah mencapai 40 juta lebih.
Lebih lanjut dia juga mengatakan jika Pemerintah juga sebisa mungkin meminimalisir dampak negatif gaming. Pemerintah melalui Kominfo juga berusaha untuk memberi rating umur pada game. Sehingga ada batasan usia tertentu untuk bermain game.
“Setiap produk apapun pasti akan ada hal baik dan buruknya. Seperti halnya makanan pasti ada dampak negatif, seperti kecanduan gula. Begitu juga gameBaca Juga: Tyler Blevins, Gamer dengan Pendapatan Rp144 Miliar tak dipungkiri juga pasti dampak negatif,” katanya.

The post Regulasi Game dan Esports Masih Digodok Lintas Kementerian appeared first on Wii SPIN.

Tim eSport Indonesia kembali menorehkan prestasi yang membanggakan di kancah internasional Adalah ONIC Esport, mereka baru saja memenangkan grand final turnamen Mobile Legends Bang Bang South East Asia Cup (MSC) 2019. Dalam pertandingan yang berlangsung di Manila, Filipina, mereka berhasil menundukkan tuan rumah dan tim dari Malaysia, Singapura, Kamboja, Laos, Thailand, Myanmar, dan Vietnam.Dengan kemenangan ini menambah daftar panjang gelar juara yang digondol ONIC Esports. Sebelumnya mereka telah menjuarai Piala Presiden 2019 dan Mobile Legends Pro League (MPL) Season 3.”Kemenangan yang diraih ONIC Esports di MSC 2019 menjadi momentum bersejarah bagi perkembangan eSports Indonesia di mata dunia, karena untuk pertamakalinya Indonesia berhasil membawa pulang piala ini setelah tahun lalu turnamen MSC selalu dikuasai oleh tim-tim Filipina,” jelas Chandra Wijaya, General Manager ONIC Esports.Berada di grup D pada babak group stage, tim ONIC Esports yang beranggotakan Udil, Drian, Sasa, Antimage, dan Psychoo berhasil meraih kemenangan 2-0 atas tim Burmese Ghouls (Myanmar) dan Wawa Gaming (Kamboja). Dari dua pertandingan ini, ONIC Esports sukses mengumpulkan poin sempurna atau enam yang berarti tidak pernah kalah dalam setiap pertandingan (match).
Hasil ini mengantarkan mereka ke upper bracket di babak eliminasi untuk bertanding menghadapi juara grup A, yaitu tim unggulan IDNS dari Thailand. Dari laga ini, tim ONIC Esports memastikan kemenangan 2-0 dari IDNS, bahkan meraih Savage di match pertama.Perjalanan tim ONIC Esports akhirnya tiba di grand final MSC 2018 dimana mereka bertemu dengan tim Louvre dari Indonesia. Di babak All Indonesian Final, ONIC Esports berhasil memenangkan 3 – 0 dari Louvre serta meraih gelar juara turnamen Mobile Legends terbesar di Asia Tenggara ini.
Pencapaian ini menjadi prestasi tersendiri yang membanggakan karena untuk ketiga kalinya ONIC Esports sukses memenangkan grand final turnamen dengan skor 3-0 secara berturut-turut setelah sebelumnya di Piala Presiden dan MPL season 3.
“Kemenangan tim ONIC Esports di MSC 2019 menjadi milik bersama dengan para penggemar, partner, pencinta Esports, dan masyarakat Indonesia. Gelar juara ini memotivasi kami untuk terus berkembang dan menjadi amunisi semangat untuk persiapan menghadapi Mobile Legend Pro League Season 4 yang akan segera digelar di bulan Agustus,” kata Chandra.
“Kami berharap dengan kemenangan berturut-turut di tiga turnamen besar, para pemain ONIC Esports akan terus mendapatkan dukungan sepenuhnya dari seluruh masyarakat untuk berjuang mewakili Indonesia di ajang berskala nasional dan internasional, seperti pada SEA Games di bulan November mendatang,” tutupnya.

The post Tim Indonesia Juara Turnamen Internasional Mobile Legends yang membanggakan appeared first on Wii SPIN.

On the back of the Rock Band 2 box for the Wii it shows a picture of a Wii Remote with a number 2 on it. This normally means that the maximum number of players for the game is 2. However, Rock Band’s big feature is the fact that you can play with up to four people. Can you only play with up to 2 people on the Wii version? Is this a typo? Or is there some other explanation?

 How many Wii controllers is the maximum on Rock Band 2 for the Wii?

It is time for me to buy another wii game, which games should I be looking forward to?

 What is the next wii game to look forward to?

My friend gave me a back up of his COD WOW game and it doesn’t work on my wii can you tell me how to make it work, without modding the wii.

 Call of Duty world at War Wii problem?

Next Page »