Indonesia eSports Assosiaciation (IeSPA) mengadakan ajang kompetisi eSports Indonesia Esports National Championship (IENC). Menurut laman resmi IENC, event tersebut akan dimulai dengan kualifikasi di 12 kota di Indonesia.Adapun 12 kota tersebut yakni Tarakan, Pontianak, Samarinda, Papua, Yogyakarta, Surabaya, Manado, Padang, Palembang, Lampung, Jakarta, dan Bandung. Babak kualifikasi eSports daerah akan dimulai pada 19 Juni hingga 4 Juli 2019. Setiap daerah memiliki jadwal kulaifikasi yang berbeda-beda.Menariknya lagi, ajang ini dimaksudkan untuk mencari atlet yang mampu mewakili Indonesia di ajang Sea Games 2019 di Filipina. Menurut IeSPA, ajang ini juga didukung oleh Pemerintah Indonesia pelaksanaan Pelatnas Nasional untuk diasah dan dipersiapkan untuk menjadi Atlit yang siap secara mental dan spiritual mewakili Indonesia untuk meraih Medali di Sea Games.
Nantinya, akan dicari 4 team Mobile Legend dan Dota2 untuk diterbangkan ke Jakarta (Kejurnas) untuk mendapatkan kesempatan masuk Pelatnas Indonesia untuk mewakili Negara di Seagames 2019.
Lebih lanjut, game eSports yang akan dipertandingkan pada laga daerah terdapat Mobile Legend dan Dota 2. Kemudian, pada nasional akan ada Mobile Legend, Dota2, Tekken, dan AOV.Tim pengembang game asal India, Mobile Premier League hari ini mengumumkan ketersediaan platform eSports MPL versi Indonesia. MPL menawarkan berbagai game arcade yang mengadu ketangkasan serta sarat nilai kompetisi, yang bisa dimainkan pengguna dari berbagai kalangan masyarakat. Munculnya MPL meramaikan industri eSports di Indonesia yang masih didominasi game dengan genre RPG, FPS, Battle Royale, atau Multiplayer pada umumnya.“MPL merevolusi konsep arcade tradisional yang terpaku pada tempat serta mesin arcade, dan mengemasnya menjadi platform yang mudah diakses pengguna lewat smartphone yang digenggamnya setiap saat,” jelas Joe Wadakethalakal, CEO – Indonesia, Mobile Premier League melalui keterangan resminya.
Menurutnya, MPL hadir sebagai platform turnamen eSports untuk mencetak juara-juara baru dengan ketangkasan terbaiknya di berbagai kompetisi yang diadakan setiap hari.
Ia pun mengakui bahwa pasar industri eSports di Indonesia sangat menarik. Mengutip riset Newzoo di 2018, Indonesia berada di peringkat 17 dunia sebagai pasar game terbesar dengan proyeksi pendapatan sebesar USD 1.084 miliar.”Genre arcade yang dihadirkan MPL berpotensi menjangkau masyarakat secara lebih luas, dan kami bisa menjadi pionir platform arcade yang dapat memaksimalkan industri eSports dalam negeri, mulai dari penambahan kompetisi hingga penciptaan lapangan kerja berbasis ekonomi kreatif,” tambah Joe. MPL akan bekerja sama dengan para pengembang game lokal untuk menambahkan lebih banyak game ke dalam platformnya.

The post IESPA Gelar Kompetisi Esports IENC, Saring Putra Daerah ke SEA Games 2019 appeared first on Wii SPIN.