Nintendo


Tencent dilaporkan berencana untuk mengembangkan permainan dengan karakter Nintendo didalamnya. Sumber orang dalam Tencent yang tidak ingin diungkapkan identitasnya mengatakan bahwa rencana ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas pasar yang mereka miliki ke luar China.

Tencent nantinya akan mengembangkan game konsol untuk pasar Amerika Serikat dan Eropa dengan menggunakan karakter dari Nintendo. Selain itu, mereka juga akan mempelajari dasar pembuatan game konsol dari para insinyur Nintendo.

Tencent sendiri dikenal sebagai salah satu pengembang dan penerbit game mobile dan PC yang sukses sehingga langkah mereka untuk masuk ke pasar konsol dianggap cukup wajar termasuk untuk mengembangkan sayap ke luar China.

Tencent Akan Membuat Game Konsol Dengan Karakter Dari Nintendo

Akan tetapi kerjasama ini diprediksi akan berjalan cukup berat untuk Tencent karena Nintendo dikenal sebagai perusahaan yang sangat melindungi properti intelektual yang mereka miliki sekaligus budaya mereka untuk mempertahankan pengalamanan bermain para gamer alih-alih mengejar profit seperti Tencent.

Nintendo sendiri akhir-akhir sudah mulai sedikit longgar terhadap pengembang lain sebagai contohnya adalah pengembangan dari Super Mario Run dilakukan bersama dengan DeNa.

Walaupun berencana untuk mengambil unsur dari Nintendo, Tencent mengungkap bahwa mereka tidak berencana untuk melakukan porting game yang dimiliki oleh Nintendo ke China. Menurut perusahaan, game Nintendo memiliki segmen yang berbeda dan tidak dibuat untuk orang membayar banyak uang seperti membeli item mall ataupun cash item.

Tencent sendiri menargetkan untuk dapat melokalkan game terkenal yang ada di Switch. Selain itu, kedua perusahaan akan mendirikan server dengan menggunakan layanan komputer cloud China.

Tencent sendiri pada April lalu telah mendapatkan izin untuk menjual Nintendo Switch di China. Bagi Nintendo sendiri, izin penjualan ini membuka jalan perusahaan untuk dapat memasarkan konsol Switch ke pasar terbesar di dunia yaitu China.

Nantinya penjualan konsol Switch di China akan juga memiliki fitur pembayaran menggunakan WeChat Pay di e-store Nintendo dan juga bantuan untuk pembukaan kanal pembayaran offline.

China memang dikenal ketat dengan regulasi pada sektor teknologi yaning mereka miliki sehingga perusahaan teknologi asing yang ingin memasarkan produk yang mereka miliki harus memenuhi beberapa syarat. Dengan adanya kerjasama ini diharapkan jalan Nintendo untuk memasarkan Switch akan semakin mulus.

The post Tencent Akan Membuat Game Konsol Dengan Karakter Dari Nintendo appeared first on Wii SPIN.

Nintendo telah dinilai “menghina” para penggemar game Hongkong. Pasalnya, raksasa video gam itu telah mengabaikan permohonan para gamers Hongkong untuk mempertahankan nama-nama Cina dalam karakter komik Pokemon, agar lebih familiar.Petisi disampaikan di kantor Konsulat Jenderal Jepang, bersama sekitar 20 orang yang dipimpin oleh kelompok politik radikal Civic Passion dan penggemar kartun, yang menampilkan makhluk bertenaga super. Mereka menuntut agar pemerintah Jepang dan pers lebih menghormati budaya lokal dengan berbagai perusahaan Jepang.”Nama-nama Cina beresonansi dengan pengucapan Kanton telah digunakan selama 20 tahun dan sepenuhnya tercermin budaya Hongkong. Nintendo kini telah menjadi kaki tangan untuk agenda politik dalam mempromosikan Putonghua, memberantas Kanton,” tutur Leung dari kelopok tersebut, seperti dilansir dari Kabarberita, Selasa pagi.Putonghua, atau dikenal sebagai Mandarin, adalah bahasa resmi Cina.
Sebelumnya pada bulan Mei, Nintendo (Hongkong) Co mengumumkan daftar terpadu dari nama Cina pada sekitar 150 karakter Pokemon, sementara menghapus beberapa nama yang diakui secara lokal, termasuk dari tokoh utama Pikachu, karakter seperti tikus berwarna kuning dengan kemampuan mengalirkan listrik.Sebuah klub penggemar telah mendorong Nintendo menggunakan kembali nama-nama akrab karakter lokal dan meluncurkan kampanye tanda tangan yang dikumpulkan ribuan tanda tangan untuk mendukung.Perusahaan asal Jepang itu telah mengirim surat ke klub penggemar, mengungkapkan penyesalan telah menyebabkan kekhawatiran di antara video gamer tetapi mengatakan tidak ada melakukan perubahan apapun.“Bei Ka Chiu (nama Pikachu digunakan di Hongkong) adalah memori kolektif Hongkong dan saya ingin mempertahankan budaya kita yang signifikan lokal, yang diabaikan oleh Nintendo,” ujar penggemar Kenny Chu dan menuduh Nintendo berpihak dengan Cina daratan dan melupakan Hongkong.”Perusahaan bisa mengatakan itu adalah keputusan bisnis, tapi membawanya ke Konjen Saya harap kita bisa mengangkat masalah ini ke tingkat budaya atau politik dan menarik perhatian dari kantor pusat (Nintendo) dan bahkan video gamer Jepang,” katanya.Sementara itu, kantor perusahaan Hongkong menolak berkomentar lebih lanjut, sambil mengatakan, kompetisi Pokemon video game yang dijadwalkan bulan depan akan terus berlangsung.Kelangsungan hidup dialek Kanton digunakan di Hongkong dan di Provinsi Guangdong Cina selatan, telah terancam seiring dengan meningkatnya stres di Beijing dalam beberapa tahun terakhir karena menggunakan Mandarin.

The post Gara-gara Nama Karakter, Nintendo Bikin Ngamuk Pemain Hongkong appeared first on Wii SPIN.

Setelah mengeluarkan dua karakter baru pada tahun ini yaitu Baptiste dan Sigma, Overwatch menghadirkan versi Nintendo Switch pada 15 Oktober 2019. Nantinya gim ini akan dapat dibeli dengan harga 40 dollar AS atau sekitar Rp 550 ribu.

Kamu tidak hanya mendapatkan Overwatch akan tetapi juga akan mendapatkan 15 skins yang dapat digunakan untuk karakter pada game Overwatch sekaligus tiga bulan berlanggangan Nintendo Switch Online.

Blizzard Akhirnya Akan Merilis Overwatch Untuk Nintendo Switch

Overwatch adalah gim kedua yang dikembangkan oleh Blizzard yang dihadirkan kedalam konsol Nintendo Switch setelah Diablo 3. Berbeda dengan versi konsol (PS4 dan Xbox One) dan PC, Overwatch pada versi Nintendo Switch ini menghadirkan fitur baru yang dapat dinikmati para pemain. Fitur baru tersebut bernama Gyro Control.

Nantinya pemain dapat memainkan game Overwatch dengan bantuan mode giro. Hal ini membuat mereka dapat menangkis serangan seperti Genji, mengontrol robot D.Va dan membuat tembakan yang sempurna dengan McCree.

Overwatch akan meluncur untuk Switch pada 15 Oktober 2019 ini sedangkan untuk PS4, Xbox One dan PC Windows telah tersedia dan dapat dimainkan.

The post Blizzard Akhirnya Akan Merilis Overwatch Untuk Nintendo Switch appeared first on Wii SPIN.

Mega Man is determined to make it into Smash Bros., but he won't get there until next year.
Nintendo

Nintendo may not have had a traditional press conference at this year's E3, but it used a Nintendo Direct video presentation this morning to prove that the Wii U isn't shrinking away from new competition in the form of the Xbox One and PlayStation 4. The 45-minute-long presentation showed quite a variety of new and old franchises for the Wii U from both third-party developers and Nintendo itself. The only problem, as far as Wii U owners are concerned, is that some of the most interesting announcements won't become actual games until next year.

Want the first-ever HD Mario Kart game? You'll have to wait until the spring of 2014. Want to play as Mega Man in a new Smash Bros. game (I know I do)? It will happen… next year. The exclusive sequel to the stylish and fatal Bayonetta still exists after its long media silence, but it won't hit Wii U consoles until next year. A new open-world adventure franchise called X from the creators of Xenosaga looks intriguing, but you won't be playing it until… yup, 2014.

A system's second holiday season is usually when its game library really starts to mature and we get to see what that system can really do. Given that, it's a bad sign that some of Nintendo's biggest franchises won't be able to make the crucial holiday sales rush this year.

Read 3 remaining paragraphs | Comments

Back when we first reviewed the Wii U hardware, we called the touchscreen GamePad's three to five hours of battery life the system's "Achilles' heel." Nintendo is now taking some action to toughen up that weak heel, in Japan at least, by offering an optional expanded battery pack that extends the GamePad's functional life away from a charging outlet.

The new battery pack, which will retail for ¥3,150 (about $30) when it hits Japan on July 25, extends the standard battery capacity of 1500 mAh to 2550 mAh, providing what Nintendo says is five to eight hours of juice. The battery is the same physical size as the built-in battery included with the standard Wii U GamePad, and it requires a quick installation with a Phillips head screwdriver.

There's no word yet on whether this official expanded battery will be available in the US or other regions or whether an imported Japanese version will work on Wii U GamePads designed for other countries. For those who don't want to wait, Nyko currently offers an internal Wii U PowerPak rated at 4000 mAh and a bulky clip-on external battery extender that claims to double the GamePad's battery life (and doubles as a handy kickstand for the touchscreen).

Read 1 remaining paragraphs | Comments

Too hot for the Wii U.

The release of the Wii U has done surprisingly little to quiet the debate over whether the system is actually powerful enough to stand up to the likes of the Xbox 360 and PlayStation 3, much less the new Sony and Microsoft systems coming later in the year. Recent comments from DICE Technical Director for Frostbite Johan Andersson lends some weight to the argument that Nintendo's new system isn't powerful enough to stand up to the next generation.

After mentioning on Twitter that the newly announced Star Wars games from DICE and Visceral will be running on DICE's powerful Frostbite 3 engine, Andersson responded to a reader concern that this will mean the games will not be available for the Wii U.

"[Frostbite 3] has never been running on WiiU," Andersson tweeted. "We did some tests with not too promising results with [Frostbite 2] & chose not to go down that path."

Read 6 remaining paragraphs | Comments

Aurich Lawson

EA has announced that it won't be bringing a version of this year's Madden NFL football title to the struggling Wii U, the first time since 1991 that the annual football series won't appear on a current-generation Nintendo home system.

"We will not be releasing a Wii U version of Madden NFL in 2013," EA said in a statement obtained by Nintendo World Report. "However, we have a strong partnership with Nintendo and will continue to evaluate opportunities for delivering additional Madden NFL products for Nintendo fans in the future."

The Madden series is routinely among the top-selling releases of the year in the US, but usage statistics showed the Wii U version of last year's Madden 13 struggled to make much of an impact compared to the Xbox 360 and PS3 versions. To be fair, the Wii U version came out when the system launched in November, well after the August release of the other versions. But the Wii U version was also missing some key features present in the other games, including the much ballyhooed "Infinity Engine" physics modeling.

Read 6 remaining paragraphs | Comments

The hacking group responsible for one of the first major modchips for the original Wii claims to have successfully reverse-engineered the pieces necessary to run copies of Wii U games from external USB hard drives.

"Yes, it's real," the Wiikey group posted in an update on its website. "We have now completely reversed the Wii U drive authentification, disk encryption, file system, and everything else needed for this next generation K3y. Stay tuned for updates!"

The group describes the Wiike U, as it's being called, as "the first and only optical drive emulator" for the system, running a "powerful embedded Linux system" that is compatible with all regions and models of the Wii U. As described, the device appears to only play copies of official Wii U and Wii games, and not homebrew or hacked titles.

Read 4 remaining paragraphs | Comments

There will be no on-stage antics like this from Nintendo at this year's E3.
Ben Kuchera

For the first time since the annual industry conference started in 1995, Nintendo will not be holding a major press conference at the Electronic Entertainment Expo (E3) this year, instead "working to establish a new presentation style for E3."

Nintendo announced the surprising change in its promotional plans via an investor presentation by Nintendo President Satoru Iwata overnight. Rather than holding a major E3 press event to appeal to different audiences around the world, Iwata says Nintendo is "planning to host a few smaller events that are specifically focused on our software lineup for the US market" for this year's show, one for American distributors and another for the Western press. Iwata also cryptically mentioned that Nintendo is "continuing to investigate ways to deliver information about our games directly to our home audience around the time of E3," suggesting that it might be planning some sort of video presentation directly to consumers via the Web (or the Wii U) during the show.

While Nintendo will still be showing off new Wii U and 3DS titles on the E3 show floor, the move represents a significant change in marketing tactics for the major console maker. It would be like Apple deciding to announce the next major revision to iOS not with a worldwide developer-focused keynote address, but by simply setting up a booth at Mobile World Congress and inviting the press and select developers to try it out during a cocktail hour.

Read 9 remaining paragraphs | Comments

Leaked numbers from NPD's latest report on US game hardware sales suggest consumers aren't scrambling for new systems from Sony and Nintendo. Numbers obtained and confirmed by sources in a position to know on gaming forum NeoGAF suggest the Wii U sold only 67,000 units in the US during the five weeks running from March 3 through April 6.

The leaked numbers continue a disappointing 2013 for Nintendo's newest system, which sold an estimated 50,000 US units in January and roughly 64,000 in February. This is after the system sold a decent 890,000 units during the 2012 holiday launch season last November and December.

For comparison, the Wii U is so far selling about 28 percent slower than the GameCube did in the five months after launching in November 2001, and about 50 percent slower than the Nintendo 64 and the original Wii did in their first five months. The Wii U is only about 10 percent behind the cumulative US sales numbers put up by the Xbox 360 and PlayStation 3 five months into their life cycles, however.

Read 3 remaining paragraphs | Comments

Next Page »