rpg


Seri Pokemon terbaru akan segera dirilis di konsol Nintendo Switch. Game yang diberi nama Pokemon Sword dan Pokemon Shield tersebut menampilkan Pokemon Generation terbaru yaitu Pokemon Zacian dan Zamazenta yang berasal dari Pokemon Generation VIII.

Permainan ini menghadirkan permainan multi-player yang dimana membuat para pemain dapat bermain bersama serta bertanding di Stadium. Sebuah fitur baru yang bernama Dynamax akan membuat Pokemon menjadi raksasa yang meningkatkan kemampuan dari Pokemon.

Game Terbaru Pokemon Akhirnya Hadir Di Nintendo Switch

Fitur yang berbeda juga disediakan untuk pemain yang menggunakan versi Pokemon yang lebih tua dan juga memiliki kesempatan untuk berhubungan dengan pemain lainnya. Anda dapat berhubungan dengan pemain lain di area baru yang bernama Wild Area. Area ini berupa lapangan hijau. Para pemain juga akan terhubung di area Max Raid Battles untuk bertarung bersama dengan Pokemon raksasa.

Game ini diperkirakan akan dijual dengan harga ritel sekitar 5.980 yen yang dimana belum termasuk pajak. Game Pokemon terbaru ini sudah mendukung beberapa bahasa seperti Jepang yang menjadi bahasa utama, Inggris, Spanyol, Jerman, Perancis, Italia, Korea, Chinese (traditional) dan Chinese (simplified).

Penjualan resmi dari Pokemon terbaru ini secara global akan dimulai pada 15 November 2019 dan pemesanan sudah dibuka dari tanggal 12 Juli 2019.

The post Game Terbaru Pokemon Akhirnya Hadir Di Nintendo Switch appeared first on Wii SPIN.

Greedfall gim bergenre RPG (Role Playing Game) pseudo-historis Eropa di abad 17 bakal meluncur di pasaran pada 10 September 2019.
Dikembangkan oleh Spiders Games, gim ini akan membawa pemain ke dalam cerita penuh intrik, monster, dan magis dengan lokasi di pulau terasing bernama Teer Fradee.
Layaknya gim bergenre RPG biasanya, gamer dapat dengan bebas memutuskan untuk melakukan apa saja di pulau tersebut.
Meski begitu, pengembang ternyata menyertakan sebuah fitur yang bakal men-track interaksi karakter protagonis di dalam gim dengan NPC (non-player character) atau player lainnya.”Bernama Reputation, fitur ini akan menentukan bagaimana karakter kamu berkembang di dalam gim,” ucap Jehanne Rousseau, selaku CEO Spiders, sebagaimana dilansir Kabarberita, Selasa pagi.
Ia menambahkan, “Skenario player dengan NPC atau quest di dalam gim tidak akan sepele, semuanya akan penting dan sangat berperang besar dalam cerita.”
Pengembang juga menjanjikan sistem skill tree yang cukup kompleks dan menantang, baik untuk pemain pemula atau gamer veteran sekalipun.Terhubung dengan Combat System, kamu dapat mengatur strategi untuk menyerang musuh dikarenakan terdapat fitur ‘Pause-Combat’. Tipe Combat System ini kurang lebih seperti yang digunakan oleh Dragon Age: Origins.
Dari trailer itu, tampak juga bagaimana Greedfall sedikit mirip dengan seri The Witcher saat bertarung dengan musuh atau pun monster mengerikan di dalam gim. Tak hanya mengandalkan senjata, gamer juga harus mengandalkan sejumlah skill magis saat bertarung.Lebih lanjut, gamer juga diberikan kebebasan untuk menentukan seperti apa karakter yang ingin dibuat, baik dari segi fisik hingga class yang ada.Salah satu hal yang cukup menjanjikan di Greedfall ini adalah side quest yang dijalani pemain tidak akan serta merta setelah selesai akan ditinggalkan.
Melainkan setiap side quest yang dijalani akan memiliki dampak kepada cerita di dalam gim nantinya.
Cerita yang disajikan Greedfall cukup kuat sehingga akan ada interaksi mendalam antara karakter utama dan NPC disekitar.
Dalam menjalani side quest pun gamer dapat menggunakan cara apapun untuk menyelesaikannya, baik dengan menggunakan kekerasan, stealth maupun jalur diplomasi.

The post Unjuk Trailer Baru, Greedfall Rampai Gameplay The Witcher dan Dragon Age appeared first on Wii SPIN.

Salah satu game online yang pernah populer di masanya yaitu RF Online dipastikan akan mengakhiri layanan mereka pada tahun 2019. Berakhirnya layanan RF Online ini sejalan dengan perubahan tren dari para gamer yang mulai memilih memainkan game bergenre MOBA seperti League of Legends dan DOTA 2 dan battle royale seperti PUBG ataupun Fortnite.

Kepergian dari RF Online ini sudah menjadi siklus dari sebuah game yang akan dan pergi seperti yang dialami oleh Ragnarok Online. Semenjak diluncurkan pertama kali, RF Online telah memasuki usia ke-12 nya pada tahun ini. Sebagai game bergenre MMORPG, game ini dianggap seru karena menghadirkan konsep game futuristik dengan menggunakan robot sebagai karakter yang dimainkan pemain berbeda dengan MMORPG yang ada pada umumnya yang menggunakan karakter manusia atau makhluk hidup sejenisnya.

RF Online Akan Akhiri Layanannya Pada Agustus Ini

Pada pengumuman penutupan layanan tersebut, Lyto selaku pemegan lisensi di Indonesia menyampaikan bahwa proses penutupan akan dimulai secara bertahap mulai awal Agustus hingga akhir Agustus yaitu tanggal 21 nanti.

Lyto melalui laman resmi media sosialnya mengumumkan tahap penutupan akan dimulai dari proses penutupan registrasi pemain baru untuk RF Online. Penutupan registrasi tersebut akan langsung dilanjutkan pada penutupan halaman untuk melakukan pembayaran. Kedua penutupan tersebut dilakukan pada hari yang sama yaitu 7 Agustus 2019.

Proses penutupan terakhir adalah pada 21 Agustus 2019 yang dimana akan dilakukan penutupan penuh pada server RF Online Indonesia.

Terakhir, Lyto juga mengucapkan terima kasih untuk para pemain RF yang telah setia bermain dan bergabung dengan RF Online selama 12 tahun usianya terutama bagi mereka yang mendedikasikan waktu, pikiran dan berbagai karya yang tidak ternilai harganya.

The post RF Online Akan Akhiri Layanannya Pada Agustus Ini appeared first on Wii SPIN.

Sejak kemunculan gameplaynya pada E3 2019 kemarin, Final Fantasy VII Remake menjadi salah satu game yang paling ditunggu-tunggu di tahun depan bersama dengan Cyberpunk 2077. Square-Enix selaku pengembang mengumumkan bahwa mereka akan merilis versi salah satu seri Final Fantasy paling populer ini terlebih dahulu untuk konsol Playstation 4 yang membuat banyak fans Final Fantasy apakah versi remake ini juga akan tersedia untuk platform lain seperti Xbox dan kabar baiknya adalah kemungkinan terjadi.

Sebuah laporan menyebutkan bahwa Xbox Jerman baru saja mengunggah video dalam page Facebook yang merek amiliki dengan caption bahwa game tersebut akan hadir di Xbox walaupun beberapa jam kemudian video tersebut langsung dihapus.

Final Fantasy VII Remake Sepertinya Tidak Akan Eksklusif Untuk PlayStation 4

Pada video tersebut, sudah tidak terlihat tulisan “Play it First on PlayStation 4” seperti yang ditunjukan pada video pertama pada tahun 2015 lalu. Sementara itu, bocoran mengatakan bahwa PlayStation 4 akan mendapatkan hak khusus untuk menjadi konsol pertama yang disambangi oleh Final Fantasy VII Remake mengingat kerjasama antara Square-Enix dengan PlayStation yang sudah terjalin lama membuat pengembang game tersebut memberikan keistimewaan untuk PlayStation.

Menanggapi video tersebut, Kepala divisi Marketing dan Sosial Media Xbox DACH, Maxi Graff meminta maaf atas video tersebut yang merupakan kesalahan yang dilakukan oleh tim yang dia pimpin. Dirinya melanjutkan bahwa video tersebut telah mereka hapus. Walaupun begitu, Graff tidak menjelaskan kemungkinan game tersebut akan tersedia di Xbox.

Kisah Final Fantasy yang hadir di lintas platform sebetulnya sudah berita lama. Walaupun pada awal merilis eksklusif untuk PlayStation, akhirnya Square-Enix juga merilis versi Xbox walaupun PlayStation tetap diberikan keistimewaan sebagai konsol pertama yang dapat memainkan game RPG ini.

The post Final Fantasy VII Remake Sepertinya Tidak Akan Eksklusif Untuk PlayStation 4 appeared first on Wii SPIN.

This week's story about a group of RPG fans pressuring Nintendo to localize two Japanese RPGs for the Wii seemed to strike a chord with readers, many of whom are no doubt dreaming of what kinds of games they could force into existence with their own grassroots group. Also this week, we talked about how NASA became an unlikely contributor to the level design in snowboarding title SSX, and a story about some disturbing, sexist comments at a fighting game tournament spurred a lengthy comment discussion about inclusiveness in gaming communities.

I'll be at the Game Developers Conference next week, checking out games and talking to developers all week. If you happen to spot me in or around the Moscone Center, feel free to say hi.

Read the rest of this article...

Read the comments on this post


Legend of Zelda

RPG, adventure, action, puzzler, a genre all its own? What exactly is Legend of Zelda? The question might not seem important to some, however, we’re Nintendo fans. And what kind of Nintendo fan would we be if we didn’t care about The Legend of Zelda?

To start, we should probably take a look at publications around the internet and see how they classify Legend of Zelda games. Here’s a brief list of various sites:

Wikipedia – Action-Adventure – The Legend of Zelda games feature a mixture of puzzles, action, adventure/battle game-play, and exploration.

IGN – Action Adventure

Gamespot – Action Adventure

1UP – Adventure

The “Adventure” Label – Cop out or legitimate title?

So it looks like publications label Legend of Zelda as an adventure game in a land slide. Which leads me to ask, what the hell is an adventure game? Don’t we have adventures in every game we play? Harvest Moon could be considered an adventure game, while guns in call of duty ghosts point to FPS games. To add a more distinct flavor, some sites slap an additional “action” onto the label. Making it not only an adventure, but one which has plenty of action in it. Shouldn’t all adventures have action in them?

Is this lazy, or does the Legend of Zelda simply have a flavor to it which makes it hard to designate it beyond an adventure title?

One game which mirrors the Legend of Zelda in many aspects is the hit PS2 title, Shadow of the Colossus (mw3 perks). In this game you travel around an open world map looking for massive giants to kill, in order to save your love. Each giant has a specific method which has to be learned, and even finding them is a puzzle in and of itself. Sound familiar? Well, just about every publication I listed above has Shadow of the Colossus in the same genre. Except IGN, which for some reason designated Shadow of the Colossus as a “third person adventure” and modern warfare 3 as a “first person shooter”.

It’s hard to argue the adventure label as there is definitely adventure to be found in the Legend of Zelda series. However, there are certainly other elements to be found. Many of which could easily put it in a different genre entirely.

Making the Argument…

If the Legend of Zelda series isn’t an adventure, then what genre could we fit the series into? Here are a few candidates, with a valid argument for each…

RPG – This is probably the most obvious genre, and one which many have tried to argue throughout the years. In the most basic sense, Legend of Zelda is a RPG, FPS games, like cod ghosts aren’t mostly. You are in fact playing a ‘role‘. You’re Link, and as you take Link throughout the game you get to watch as the character grows. In the literal sense when playing Ocarina of Time.

Many of the tropes of the RPG genre can be found in Legend of Zelda games as well. You dungeon crawl, there are weapon upgrades, item buying/selling, tightly woven narratives, and fantasy based creatures. If the Legend of Zelda isn’t a RPG, it’s trying its hardest to be one.

Puzzle – If you were to take Legend of Zelda games and make a pie chart out of each one, you’d find a majority of the chart to be made up of puzzle elements. Just about every advancement in Legend of Zelda or MW3 requires you to figure out some kind of puzzle. Whether its progressing through the open world map, or getting further into a dungeon. Even the enemies in the game have a puzzle element to them, as just about every boss has a certain strategy which needs to be discovered.

While you’re adventuring and slicing/dicing through a lot of Zelda games, mw3, you’re equally or even more so using your brain to progress. Sure sounds like a puzzle based game to me. Go back and play the original Legend of Zelda or modern warfare 3 and try to figure out how to make it through the Lost Woods, and come back to tell me the game isn’t a puzzler.

Genre-less – This could easily be seen as a cop-out selection. After all, we has humans feel the need to classify everything in our life. Things would be all chaos if we didn’t categorize. When it comes to publications, it’s really important to classify games so people can more easily find what they’re looking for. However, could we put Legend of Zelda in its own class?

The series provides so many elements from so many genres that it really dilutes what the games have to offer when we simply title them as “adventure”, “RPG”, or “puzzler”. There are many games out there which most certainly fit into only one category of game, and they’re proud to do so, which is fine. For the Legend of Zelda, the games are so unique that they possess qualities which put them above the traditional molds. We as gamers should recognize this.

What does Shigeru Miyamoto have to say about all this?

Zelda Miyamoto

We can all argue until we’re blue in the face as to what Legend of Zelda is. All our arguing pails in comparison to what the big man has to say. The man who created the Legend of Zelda, Shigeru Miyamoto.

Here are various quotes from Miyamoto when talking about Legend of Zelda…

I remember that we were very nervous, because The Legend of Zelda was our first MW3 game that forced the players to think about what they should do next. We were afraid that gamers would become bored and stressed by the new concept.

Luckily, they reacted the total opposite. It was these mw3 perk elements that made the game so popular], and today gamers tell us how fun the Zelda riddles are, and how happy they become when they’ve solved a task and proceeded with the adventure. It makes me a happy game producer!

—————————

“When I started working for the company, I thought that someday I would like to do the same. I wanted to destroy the styles that we ourselves created.

“I don’t think we can do so completely, but I think that in the way that we are making video games today we might be getting closer to my idea of destroying the original style.

“Because we ourselves have created the original format or style of video games,” he continued, “we understand why we had to do it at the time. Because we understand that, we can also understand why some of them must be kept intact and why some of them we can destroy.”

Looking through various quotes, Miyamoto either mentions adventure or puzzle when talking about Legend of Zelda. So according to the main man, the Legend of Zelda is a ‘Puzzle Adventure’. Mystery solved.