Minggu ini PUBG Mobile akan menghadirkan update pada berbagai fiturnya. Untuk itu, gim battle royal populer ini mengumumkan bahwa layanannya bakal down selama beberapa waktu.
Mengutip laman kabarberita, layanan PUBG Mobile ini memang sengaja tak bisa diakses karena pemeliharaan server.Laporan menyebut, server PUBG Mobile offline merupakan tahap pertama dari proses patching. Selanjutnya,PUBG Mobile akan merilis pembaruan untuk diunduh para gamers.
Berdasarkan keterangan pada layar gim PUBG Mobile, PUBG Mobile akan offline pada pukul 00:00 hingga 07:00 UTC pada 13 Agustus 2019.
Jika dikonversi ke waktu Indonesia, berarti offline-nya PUBG Mobile akan terjadi pada pukul 07:00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Demikian menurut konfirmasi dari Tencent selaku pengembang PUBG Mobile.Tencent menyebutkan, tumbangnya server dan proses pemeliharaan membuat patch 0.14.0 tidak akan bisa diperbarui hingga proses maintain selesai dilakukan.
“PUBG Mobile akan tubang mulai dari 00:00:00-07:00:00 UTC (pukul 07.00 hingga 14.00 WIB) pada 13 Agustus. Pemeliharaan tersebut adalah waktu yang diestimasi, server mungkin akan kembali lebih cepat atau lambat, tergantung pada proses yang berlangsung,” kata Tencent dalam pemberitahuannya.Selanjutnya, Tencent juga meminta para gamers untuk memastikan ada ruang memori sebesar 1,95GB untuk Android atau 2,55GB untuk iOS.”Versi baru akan tersedia pada App Store dan Google Play mulai 14 Agustus 2019,” kata Tencent.
Lebih lanjut, disebutkan, para gamers yang meng-update gim sebelum 23 Agustus bisa mendapatkan 1 parasut trail dan battle point (BP) sebesar 2.000 poin.Sejatinya siapa pun dapat memainkan PUBG Mobile secara gratis. Namun seperti kebanyakan gim lainnya, gim ini menyediakan fitur in-app-purchase untuk berbagai keperluan seperti membeli season pass dan item tertentu. In-app-purchase inilah yang menjadi salah satu pendapatan perusahaan.”Tiongkok merupakan pendorong utama pertumbuhan ini, yang telah berkontribusi hampir 30 persen dari total waktu permainan hanya dalam dua bulan,” kata co-founder Sensor Tower Alex Malafeev.Menurut Alex, kalaupun kontribusi Tiongkok tidak dihitung, “Pendapatan permainan ini masih tumbuh hampir 310 persen dibandingkan dengan tahun lalu.”Adapun PUBG Mobile versi Tiongkok, yakni Game of Peace, telah menghasilkan sekitar USD 241 juta selama dua bulan terakhir. Angka ini setara dengan sekitar 28 persen dari perkiraan total pendapatan senilai USD 860 juta di seluruh dunia.Ini berarti bahwa pendapatan PUBG Mobile melampaui pendapatan Fortnite dan Knives Out. Keduanya masing-masing meraup USD 725 juta dan USD 771 juta.Namun perlu digarisbawahi, pendapatan Fortnite bersumber dari iOS saja karena gim ini tidak tersedia bagi pengguna perangkat Android di Google Play.

The post PUBG Mobile Umumkan Server Down, Ini Penyebabnya appeared first on Wii SPIN.